Jadi ceritanya aku dan ayahnya SophKay kan udah berniat untuk naik haji tahun ini, insya Allah. Kenapa sekarang? Ya alasannya karena, kenapa nggak sekarang? hehehe. Kan banyak yang cerita kalau naik haji itu butuh stamina yang kuat, makanya lebih baik berangkat saat masih muda mumpung staminanya masih kuat. Terus juga kita kan gak pernah tau tau umur kita sampai berapa lama di dunia ini, berdoanya sih Allah beri usia panjang yg penuh berkah, tapi kan umur siapa yang tau. Nah alhamdulillah di Qatar karena penduduknya gak terlalu banyak menyebabkan masa tunggu untuk berangkat haji lebih cepat, alias bisa berangkat di tahun yang sama dengan saat mendaftar. Kan katanya untuk berangkat dengan Haji reguler di Indonesia harus menunggu minimal 2 tahun. Kalau di sini, biasanya bila mendaftar tahun ini, insya Allah tahun ini bisa berangkat juga. Makanya sayang kan, mumpung peluang berangkatnya lebih besar dibanding di tanah air. Kalau soal biaya sebenarnya hampir sama sih dengan berangkat dari Indo, dari sini kalau berangkat naik bis, ongkosnya tahun lalu sekitar 9000 QR per orang, dengan rate 1 QR: Rp. 2500, berarti sekitar 22 juta rupiah. Kalau naik pesawat, sekitar 2 kali lipatnya. Ya tetep aja gak murah2 banget, walaupun sama2 dari tanah Arab kan.
Walaupun waktu pelaksanaan Haji masih 5 bulan lagi dan pendaftaran Haji juga belum dibuka (Pendaftaran di buka pada bulan Ramadhan), tapi tentunya niat sudah boleh dilakukan dari sekarang. Kami meniatkan diri bahwa kami ingin melaksanakan rukun Islam yang kelima pada tahun ini. Semoga Allah SWT mengabulkan. Niat disertai dengan keyakinan dan rasa optimis, bahwa insya Allah kami siap lahir bathin untuk berangkat haji tahun ini. Karena sebenarnya nih jujur aja, ngebayangin mau berangkat haji itu cukup membikin rasa takut dan khawatir muncul. Bukan apa2, pasti semua udah pernah denger cerita2 bahwa naik haji itu berat, harus menjaga tingkah laku & omongan, gak boleh marah n berantem, terus katanya semua yg kita lakukan langsung dijawab atau dibalas, bahkan katanya ada yg baru di dalam hati saja, sudah langsung dijawab oleh Allah. Merinding kan dengernya? Tapi ya rasa takut itu gak boleh lantas membuat kita menunda untuk berangkat menjawab panggilan Allah ke rumahNya kan? Urusan nanti jadi berangkat atau tidak, kita serahkan kepada Allah, yang penting sekarang kita berniat, berusaha dan berdoa untuk bisa menjadi Haji yg mabrur. Amiin.
Nah, karena sudah berniat, lantas aku nge-cek tanggalan ngeliat haji tahun ini jatuhnya tanggal berapa, ternyata 10 Dzulhijjah tahun ini jatuhnya pada tanggal 6 November. Setelah nanya ke temen2 yg udah berangkat, prosesi haji itu dimulai dari tanggal 8 Dzulhijjah, yg berarti mulai dari tanggal 4 November. Naah, sebagai perempuan kan gak lepas dari yang namanya haid, dan untuk bisa melaksanakan prosesi haji,pere mpuan harus dalam keadaan bersih dari haid. Jadi terus langsung nginget2 deh jadwal haidku tanggal berapa ya? Ternyata bulan kemaren mulai haid tgl 29, dengan masa haidku yang selama 8 hari, berarti baru bersih di tanggal 5 bulan berikutnya. Waah, kalo tanggal start haidnya tetep tanggal 29, bisa gawat deh, berarti tanggal 5 baru bersih, padahal nanti di bulan November, prosesi haji sudah dimulai pada tanggal 4. Tapi harus optimis, masih ada harapan kan. Apalagi masih ada 5 bulan lagi untuk berdoa semoga jadwal haidnya maju terus, agar di bulan november bisa melaksanakan haji. Jadi abis itu langsung deh berdoa semoga jadwal haidku dimajukan. Ngitung2, kalo haid mulai tgl 27 aja, berarti plus 8 hari (bulan okt ada 31 hari), insya Allah tgl 3 november udah bersih dan bisa melaksanakan haji. Jadi berdoanya: ya Allah semoga haidku bisa start tgl 27, syukur2 entar bisa maju lebih awal lagi supaya pas berangkat sudah bersih. Eng ing eng, ternyata alhamdulillah di bulan ini (Mei), aku haid di tanggal 27, alias maju 2 hari. Si ayah aja sampe kaget, (maklum dia hafal jadwal istrinya haid hehe), katanya “Lho kok bunda udah mens?”
Hehe bundanya nyengir2,” Iya alhamdulillah, do’a bunda dikabulkan nih”, terus aku ceritain deh hal ikhwal di atas tersebut.
Thank u Allah, langsung pengen nangis deh pas tau haidku bulan ini maju 2 hari sesuai dgn yg aku harapkan. Semoga nanti pas saatnya tiba untuk berhaji, aku bener2 bersih secara luar dan dalam, agar bisa menjalankan rukun haji dengan sempurna bersama si ayah, menjadi haji mabrur, dan pulang menjadi manusia yg lebih bertaqwa dari sebelumnya. Amiin ya Robbal Aalamiin.